Wednesday, October 16, 2019


KEUNIKAN KOTA LAMA SEMARANG
art deco
Oleh : Jazirrotul Ma'na A15.2018.01186

Kota lama adalah salah satu kota tua yang ada di daerah Semarang Jawa Tengah. Kota yang dijuluki juga dengan little Netherland ini sudah ada sejak abad 17 sampai 18. Daerah ini disebut Kota Lama tak terlepas dari bangunan-bangunan yang ada diwilayah tersebut. Bangunan tinggi besar tertata rapi dengan nuansa arsitektur eropa yang sangat kental. Pilar-pilar, jendela yang besar menghiasi tiap tiap bangunan di wilayah ini.
Salah satu bangunan iconik yang ada diwilayah ini adalah gereja Blenduk. Geraja Blenduk yang merupakan bangunan tertua di kawasan itu dibangun pada tahun 1753 di zaman pendeta Johanennes Wihelmus Swemmelaar. Dahulu gereja ini merupakan sebuah pusat pemerintahan kolonial yang dibangun pada abad 18. Hal ini seperti konsep konsep pemerintahan di eropa dahulu kala. Bangunan-bangunan lain bercirikan bangunan art deco, reneisance yang sangat kental dengan nuansa bangunan eropa dahulu. Bangunan-bangunan di kota lama ini juga menandakan kekuasaan bangsa kolonial. Disamping gereja blenduk adalah taman srigunting, Konon dahulu kala taman ini merupakan lapangan yang digunakan untuk parade militer. Namun lama kelamaan tergantikan oleh bangunan-bangunan. Taman srigunting sekarang merupakan pilihan yang dijadikan sebagai spot foto, karena tamannya sekarang yang bagus dan indah serta ada spot foto seperti sepeda, jembatan dan orang millennium.
Icon pembangunan lain yaitu Sungai mberok. Sungai ini dahulunya sebagai jalan distribusi barang barang melalui jalur sungai. Dahulu perdagangan sering kali menggunakan jalur sungai untuk mendistribusikan barang dagangannya. Bangunan lain yang sampai saat ini terawat cukup baik adalah gedung asuransi jiwasraya. Serta gedung bank mandiri yang sampai sekarang masih beroprasi. Untuk bangunan-bangunan lain sangat kurang perawatan sehingga muncul kerusakan disana sini.
Namun pemerintah sekarang ini tidak tinggal diam. Mengetahui nilai sejarah dan keunikan kota lama ini. Pemerintah perlahan lahan memoles kota lama ini untuk dijadikan destinasi wisata. awal pemolesan kota ini adalah dengan membenahi gorong gorong sebagai drainase air. Hal ini dilakukan karena seringkali wilayah ini tergenang air pada saat musim hujan. Jalan dibuat tetap menggunakan paving block. Sehingga kesan kota lamanya tetap terlihat. Penambahan pembatas jalan serta lampu-lampu bernuansa eropa dahulu kala dipasang di sepanjang jalan kota lama. Spot spot foto bertebaran diwilayah ini seperti spot akar yang menempel dibangunan yang masih original atau tak tersentuh polesan perbaikan dari pemerintah semarang, ada juga Spot foto dibuat seperti kotak telephone umum yang unik dan mencirikaskan box telp jaman dahulu serta dijadikan sebagai tempat charger bagi wisatawan yang mau mencharger barang elektroniknya. Tempat tempat wisata juga dimasukan diwilayah ini. Dengan menggunakan bangunan bangunan lama. Museum 3d salah satunya. Pengunjung dapat masuk untuk foto foto unik bernuansa 3 dimensi atau nyata. Kota lama ini ini, selain menjanjikan spot foto yang menjanjikan, disana ada Kafe serta restaurant juga ikut sebagai wisata kuliner bagi wisatawan. Jika ingin membeli barang barang jaman dulu atau antik. Pengunjung bisa membeli di pasar klitik yang ada didekat taman srigunting. Barang barang seperi lampu gantung, Jam kuno, Radio dan kain lain dijual disana, barang – barang kuno yang masih bagus dan terlihat elegan, semakin memperkental nuansa lama atau jadul keren. Jika ingin foto foto disarankan gunakan pakaian yang bernuansa vintage untuk mendapatkan nuansa jaman dulu yang kental.

No comments:

Post a Comment