Wednesday, October 30, 2019

Dari Onde-Onde Mampu Menghasilkan 3 Sarjana


Hartono (58) mulai membuka usaha untuk berjualan kue onde-onde ini awalnya dari 35 tahun yang lalu saat ia datang untuk merantau ke Pangkalan bun, Kalimantan Tengah. Tujuan awal ia merantau ke Kalimantan adalah untuk bekerja menjadi buruh di salah satu perusahaan kayu.

Namun karena bekerja sebagai buruh di perusahaan tersebut ia mendapatkan upah yang sangat kecil dan tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukannya,ia memutuskan untuk berhenti bekerja disana dan memilih untuk bekerja serabutan.

Setelah beberapa tahun kemudian ia menikahi seorang wanita dan mulai berjualan onde-onde keliling kampung. Dari berjualan kue inilah rezekinya sedikit membaik dan mereka membuka toko sembako sederhana.

Dari pernikahan tersebut hartono memiliki 4 orang anak, Anaknya yang pertama setelah lulus dari SMA lebih memilih bekerja untuk membantu perekonomian orang tuanya, Dan setelah anak kedua nya lulus dari SMA hartono ingin anaknya tersebut melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi.

Dengan perekonomian yang bisa dibilang tidak begitu mencukupi hartono bertekat untuk anaknya bisa melanjutlan pendidikan diluar Kalimantan, dengan semangat yang luar biasa akhirnya anaknya tersebut dapat berkuliah disalah satu universitas swasta di Jawa Timur. Dan mampu lulus dengan tepat waktu.

Melihat anak keduanya mampu dan lulus berkuliah kemudian dia dengan semangat dan tekat yang sama ingin anak ketiganya juga berkuliah di luar Kalimantan, Dan dia juga berhasil mewujudkan harapannya mampu menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi di salah universitas swasta di Jawa timur juga..

Belum puas dengan itu hartono juga berjanji kepada anak terakhirnya agar merasakan bangku perguruan tinggi, Dan hartono mampu membiayai anak terakhirnya tersebut sampai lulus dan pastinya dengan bantuan dari kakak-kakaknya yang sudah bekerja.

“Meski saya hanya lulusan SMP tapi anak-anak saya harus lebih dari saya,supaya pinter bisa cari kerja ga susah-susah kayak bapaknya yang Cuma berjualan kue” kata hartono (30/09/2019).

Meski ketiga anaknya sudah sarjana dan memiliki pekerjaan yang mapan pak hartono tetap membuat dan menjual kue untuk keperluan sehari-hari tetapi tentunya tidak seperti dulu,anaknya sempat meminta pak hartono untuk beristirahat saja tetapi hartono menolak.

Belum lama ini hartono ditinggal oleh istrinya untuk menghadap sang maha kuasa tentunya itu sangat membuat hartono terpukul terlebih selama ini istrinya tersebutlah yang menemaninya.

“yang pasti saya sudah ikhlas dan saya sangat sedih kenapa tuhan memanggil dia terlebih dahulu tapi saya yakin itu yang terbaik supaya dia tidak merasakan sakit lagi ” ucapnya dengan nada yang penuh keikhlasan.

Meski sekarang hartono membuat kue onde-onde sendiri tanpa ditemani oleh sang istri yang telah berpulang ke sisi allah terlebih dahulu,Ia tetap bertekat untuk tetap membuat kue tetapi saat weekend biasanya sering ditemani sang anak yang nomor 2.

“ya perasaannya sekarang gak kayak dulu lagi,dulu ibu yang nemanin saya sekarang sepi buat kue sendirian tapi kadang sabtu minggu anak saya yang nomer 2 nemenin saya” pungkasnya.

Dari modal nekat pergi ke Kalimantan untuk menjadi buruh kerja tetapi tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya, Dari bekerja serabutan hingga ia menemukan istri disana kemudian mereka memulai untuk berjualan kue.

Dan dari hasil dari berjualan kue itulah hartono mampu menyekolahkan anaknya hingga keperguruan tinggi, Banyak orang tua di luar sana memandang pendidikan bukanlah suatu yang penting dan yang paling penting bagi mereka adalah menuntut anaknya bekerja mengesampingkan pendidikan.

Kebalikan dari yang diatas ada orang tua yang sangat mampu menyekolahkan anaknya tetapi anak tersebut sangat menyepelekan atau bermalas-malasan untuk sekolah. Padahal diluar sana banyak anak-anak yang tidak mampu sangat ingin melanjutkan pendidikannya sampai keperguruan tinggi terhalang oleh mahalnya biaya.

Jadi kalian yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi haruslah kalian manfaatkan itu dengan sebaik-baiknya karena pendidikan salah satu hal yang perlu penting untuk menggapai cita-cita kalian.

No comments:

Post a Comment