Blog Mahasiswa Ilmu Komunikasi Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro '18.
Thursday, October 31, 2019
SEORANG YOUTUBERS MENJUAL ES TEH DIDALAM DEMO MAHASISWA SEMARANG
“Es teh, es teh, demo kalo haus ga enak! Ayo es teh! Tenggorokan kering, aspirasi nanti juga kering lho, ayo es teh nyaaa” teriakan yang paling berkesan dari seorang youtuber berumur 19 tahun bernama Ludo. Demo mahasiswa tolak RKUHP dan RUU KPK telah meluap di Kota Semarang tepatnya di depan Kantor DPRD Jateng, Semarang pada Selasa (24/9/2019)(Tribunnews.com). Demo ini diikuti oleh hampir seluruh universitas negeri di Semarang pada pukul 08:00-14:00.
Demo ini merupakan kesempatan emas para penjual makanan dan minuman termasuk pria berkelahiran Surakarta, Ludo yang menjal es the. Massa mahasiswa dari berbagai universitas berkumpul di depan Kantor DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, bahkan perwakilan buruh dating ke dalam demo tersebut, sungguh banyak orang-orang yang berpeluang besar untuk membeli es the yang dijual Ludo oleh karena panas terik matahari saat itu. Para pendemo membawa pocong dan keranda sebagai bentuk protes terhadap UU KPK yang baru dan dan sejumlah revisi undang-undang. Mereka mengawali aksi dengan berkeliling lapangan Simpang Lima Semarang. Kemudian para pendemo bertemu di depan gebang DPRD Jawa Tengah (Tribunnews.com) memang jarak yang tidak sedikit untuk merasa lelah.
Walau terpapar panas terik matahari, semangat Ludo mencari keuntungan juga sejajar dengan semangat para pendemo untuk mengaspirasikan pendapatnya tidak runtuh, mereka justru semakin menjadi-jadi dan bergantian dari sebagian mahasiswa untuk mengaspirasikan pendapatnya di atas ‘’panggung’’ yang di buat oleh para pendemo dengan sangat lantang. Tak hanya aspirasi berupa kata-kata saja, namun para pendemo juga menyanyikan beberapa lagu yang digunakan untuk memberikan kritikan terhadap wakil rakyat semarang. Mengetahui hal tersebut Ludo mempunyai cara yang unik dalam mempromsoikan minumannya saat itu dengan kata-kata yang meggeltik “Ayo beli es teh ludo, teriak-teriak nyanyi nyanyi emang tenggorokan ga sakit? Minum mium dulu lah! Ayok!”. Lantas para pendemo tidak tersinggung melainkan tertawa dan tertarik untuk membeli es teh.
Rasa haus dan tenggorokan kering juga menjadi kendala yang signifikan bagi para pendemo karena harus mengeluarkan suara dengan baik untuk mengaspirasikan pendapat secara serentak atau menyanyikan jargon, maka dari itu peluang pun didapatkan oleh para penjual minuman yang ada di sekitar para pendemo, baik es jeruk, es teh, atau hanya air mineral. Tentu penjualan air tersebut sepele namun sangat membantu para pendemo.
Seorang youtubers asal Semarang juga tak ingin melewatkan moment tersebut untuk kebutuhan konten di akun media sosial-nya. “Saya tak ingin melewatkan moment ini, karena sangat langka, tapi saya bingung apakah nanti saya akan mengganggu atau menyulut emosi mereka” ungkap Ludo (19) pemikik akun youtube bernama Wandering Angels tersebut. “Kampus saya juga tidak memperbolehkan menggunakan almamater untuk mengikuti demo ini, ya udah saya dateng untuk cari tambahan uang saku saja dengan jual es, sekalian bikin konten hehe, biasa mas prinsip penjual dimana ada keramaian disitu ada saya”
Ludo juga memposting foto perjuangannya untuk menjual es teh dan membuat konten video youtube didalam akun instagramnya :
Sumber : www.instagram.com/ludoyuda
Sangat yakin dan percaya diri, youtuber ini melakukan dua pekerjaan sekaligus sebagai penjual es teh dan youtubers, Ludo berkeliling ke kerumunan dan menyorakan es teh layaknya penjual keliling “es teh, es teh, demo kalo haus ga enak! Ayo es teh! Tenggorokan kering, aspirasi nanti juga kering lho, ayo es teh nyaaa”
Keuntungan dari penjualan es teh dikatakan lumayan “Lumayan mas, modal saya Cuma 30 ribu, saya dapet sekitar 100 ribuan lah”. Menarik perhatian adalah cara Ludo menggaet pembeli, teknik inilah yang kemudian diposting ke dalam channel youtube Ludo. Rasa takut terhadap emosi para pendemo tidak dirasakan oleh Ludo dalam mencari keuntungan “Ya gimana mas, demi konten harus belajar menghadapi keramaian dikondisi apapun, toh kan tujuan saya positif sedikit membantu mahasiswa yang kehausan, hahaha disisi lain karena dapet untung juga jadi berani, eh tapi saya juga dukung demo ini lho ”
Respon para pendemo sangat baik dan mendukung, bahkan ada salah seorang pendemo yang ikut menyorakan es teh Ludo karena merasa bahwa penjualan es teh tersebut sangat membantu massa. Belum sempat demo berahkir, es teh Ludo ludes dengan sangat cepat karena kebutuhan konsumsi air para pendemo tinggi. “Sebenarnya mau lanjut kulakan air mineral buat saya jual lagi mas, tapi saya merasa kasihan sama kakek-kakek yang banyak jualan air mineral juga jadi ya saya sudahi saja”
Saat ini jumlah tontonan dari video perjuangan penjualan es teh dari Ludo baru mencapai 150 view, namun Ludo hanya bertujuan untuk memberikan nilai positif saja kepada 2365 subscriber-nya “saya pikir memang penonton saya mungkin kurang suka dengan konten ini, namun tujuan saya ya ingin memberi contoh bahwa kita harus bisa memanfaatkan peluang yang ada sebaik-baiknya, ada value nya aja sih” ujar Ludo.


No comments:
Post a Comment