Acara Rekomendasi Untuk Hari Batik Nasional di Sekolah
Batik adalah sebuah suatu budaya kebanggaan yang
dimiliki Indonesia. Bahkan batik sudah menjadi salah satu warisan budaya
internasional. Bahkan, hampir setiap daerah yang berada di Indonesia mempunyai
ciri khas motif masing – masing pada kain batiknya. Mulai dari yang sederhana
bahkan yang rumit sekalipun.
Saat ini, hampir setiap perusahaan mewajibkan karyawannya
menggunakan batik pada hari – hari tertentu. Penggunaan batik ini diharapkan
tumbuh jiwa cinta tanah air yang lebih bagi tiap karyawannya. Di sekolahpun,
setiap sekolah mempunyai ciri khas pada batik sekolahnya. Penggunaan batik oleh
murid – murid sekolah ada yang dua kali seminggu ada juga yang hanya satu kali
seminggu. Untuk lebih memeriahkan tentang batik biasanya sekolah juga
mengadakan peringatan Hari Batik Nasional di Sekolah.
Naah, biasanya tanggal 2 Oktober sekolah – sekolah
mengadakan acara untuk Hari Batik Nasional di sekolah. Bahkan, tidak jarang
sekolah yang menjadikan ini agenda tahunan untuk mengadakan lomba – lomba
tentang hari batik nasional di sekolah. Ada beberapa rekomendasi acara untuk hari
batik nasional di sekolah. Simak di bawah ini.
Menggunakan Batik Bebas ke Sekolah
Menggunakan batik bebas ke sekolah bisa menjadi salah
satu rekomendasi acara yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah nih. Selain mudah,
murid – murid juga bisa lebih mengekspresikan gayanya, dan kreatifitas dalam
berbusana. Bahkan, bisa meningkatkan pengetahuan tentang asal batik dari
Indonesia karena keberagaman yang ada di sekolah. Tapi, penggunaan batik bebas
ke sekolah ini tetap harus sopan dan rapi. Untuk siswi setidaknya menggunakan
rok yang panjangnya dibawah lutut, agar terkesan lebih sopan untuk digunakan di
sekolah.
Untuk lebih memeriahkan penggunaan batik bebas ke sekolah
ini, bisa di selingi fashion show batik.
Fashion show ini membolehkan murid – murid yang percaya diri untuk
mengekspresikan fashion-nya atau kebolehannya terhadap dunia fashion. Bisa juga
dengan mewakilkan 1 pasangan dari tiap kelasnya. Hadiahnyapun tidak harus
terlalu megah, cukup piala saja, atau bungkusan alat tulis yang berguna untuk
murid.
Penggunaan batik bebas ke sekolah ini, diharapkan dapat
menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan bangga pada kebudayaan yang ada di tanah
air Indonesia ini. Sehingga, murid – murid bisa menyadari bahwa, batik itu
tidak selalu identik dengan kondangan atau pak RT, batik juga bisa digunakan
untuk bergaya yang tidak kalah dengan baju – baju lainnya.
Baca Juga : Ramaikan Hari Batik Nasional
Lomba Paduan Suara
Memang paduan suara bukanlah suatu hal yang mudah bagi
murid – murid yang tidak pernah mengikuti paduan suara sebelumnya. Tapi, paduan
suara merupakan suatu kegiatan yang bisa dilatih namun tidak membutuhkan waktu
sedikit. Paduan suara paling tidak membutuhkan latihan 1 – 2 minggu untuk
mendapatkan hasil yang cukup.
Konsep paduan suara yang diadakan bisa dengan menyanyikan
lagu wajib nasional yang ada di Indonesia. Paduan suara ini bisa juga
disampingi dengan tari – tarian atau gerakan ringan agar bisa terlihat lebih
menarik. Agar hasilnya maksimal, setidaknya perlombaan ini sudah dikabarkan 2
minggu sebelumnya agar murid dapat mempersiapkan persiapannya terlebih dahulu. Untuk
lebih mendekatkan murid dengan guru, bisa juga mewajibkan guru atau wali
kelasnya menjadi konduktor paduan suara. Hadiah dapat berupa piala yang
diserahkan kepada ketua kelas / wali kelas.
Dengan adanya lomba paduan suara yang diharapkan dapat
menumbuhkan kekompakan pada tiap muridnya, dan juga meningkatkan konsentrasi.
Karena, paduan suara mebutuhkan kekompakan dan konsentrasi yang baik agar
mendapatkan hasil yang maksimal.
Lomba Menghias Kelas
Yang terakhir bisa dengan lomba menghias kelas. Menghias
kelas sepertinya bukan suatu hal yang jarang dilakukan, biasanya, menghias
kelas dilakukan pada saat akan memperingati hari kemerdekaan. Namun, tidak ada
salahnya jika menghias kelas diadakan pada Hari Batik Nasional. Murid bisa
lebih mengekspresikan karyanya dengan membatik tembok kelas atau semacamnya,
jadi tidak hanya terpaku pada warna merah putih seperti ornamen pada acara
Peringatan Kemerdekaan. Untuk mengadakan lomba menghias kelas ini, perlu suatu
kekompakan tim di kelas.
Untuk konsepnya-pun tidak terlalu sulit, cukup menyiapkan
hari yang tidak terlalu sibuk (Jumat/Sabtu) untuk menghias kelasnya. Kemudian,
pada hari minggu, tim juri (bisa guru /pengurus osis) dapat pergi ke sekolah
untuk menilai, kelas mana yang menjadi pemenang. Kemudian, pengumuman
pemenangnya dapat dibacakan pada upacara hari senin, atau bisa juga pada saat
tanggal 2 Oktobernya (Jika mengadakan acara lagi). Hadiah bisa berupa piala
yang dapat diserahkan kepada ketua kelas / wali kelas.
Dengan lomba ini murid diajak untuk berani berekspresi
dan menuangkan karyanya dalam bentuk apapun. Kekompakan kelas untuk ikut serta
dalam menghias kelaspun bisa menjadi cerita sendiri untuk murid – murid.
Penulis : Raden Sevanka Hemassa
NIM : A15.2018.01088
Keyword : Hari Batik Nasional di Sekolah
No comments:
Post a Comment