Friday, November 8, 2019

SALMA FIAMANILLAH/A15.2018.01292

Nama : Salma Fiamanillah W.S
NIM   : A15.2018.01292
Kel     : A15.9310

Wanita Keamanan Udinus

             Sebagian orang menganggap profesi Satpam adalah sesuatu yang bisa dikerjakan hanya dengan seorang pria  , namun siapa sangka profesi ini sjuga bisa dilakukan oleh seorang wanita. Keamanan, ketertiban serta rasa aman yang merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan, itu dapat menjadi tanggung jawab seorang Security. Salah seorang Wanita keamanan UDINUS membagi kisahnya kepada kami. Ariyanti namanya, salah satu security wanita yang ada di Udinus. Satpam yang kerap disapa Ari ini lahir di Semarang, 2 Januari 1974 dan sekarang beliau tinggal di Kaliwungu Kendal. Setiap harinya, Ari memulai hari dari jam setengah 4 pagi, melakukan pekerjaan rumah lalu bersiap berangkat kerja. Beliau menempuh perjalanan yang cukup jauh dari Kaliwungu hingga ke UDINUS Semarang untuk mengemban amanatnya.
            Enam tahun silam, tepatnya 1 April 2013 Ari bersama dengan tiga orang temannya, yaitu  Rini, Ajeng dan Ambar memulai lembar perjalanan mereka di Udinus sebagai satpam wanita. Kami pun sempat menyinggung sedikit terkait alasan Ari memilih pekerjaan yang umumnya dikerjakan oleh pria , beliau menjawab “Saya suka, saya nyaman dengan pekejaan ini karena santai tapi tetap tanggung jawabnya besar”. Memang sebelum bekerja di Udinus, Ari memulai karir sebagai satpam itu di salah satu perusahaan Garmen Ibukota Jakarta selama kurang lebih tiga tahun. Berhubung Ari melihat adanya lowongan kerja di UDINUS via koran pada saat itu, Ari pun mendaftarkan diri, dan saat itulah Ari masuk bersama Rini, Ajeng dan Ambar hingga saat ini kompak menjaga keamanan dan ketertiban di UDINUS.
Untuk Satpam wanita UDINUS sendiri memiliki pembagian jam kerja  menjadi 2 sift yaitu pagi dan malam, sift pagi dimulai jam 7 sampai jam 1 siang sedangkan sift malem mulai jam 2 siang hingga 10 malam. Ketika beliau di Tanya perihal udinus, beliau mengatakan dari segi dosen, mahasiswa bahkan sampai rector berikap baik dan ramah. Namun, dibalik itu semua beliau mempunyai unek-unek mengenai sikap mahasiswa yang seringkali melanggar aturan seperti merokok di tempat yang seharusnya dilarang untuk merokok. Selain itu, ada pengalaman bahwa di kampus pun pernah terjadi pencurian helm, yang ternyata tersangkanya adalah mahasiswa udinus itu sendiri. Tetapi selama pihak keamanan udinus masih bisa menangani kasus tersebut, kasus akan diselesaikan secara kekeluargaan.
Kembali ke sosok wanita keamanan UDINUS, beliau memiliki prinsip “tebarkan kebaikan kepada sesama niscaya kebaikan itu akan mengelilingi kita”. Beliau juga berpesan pada para mahasiswa sekarang “untuk mahasiswa sekarang ini saya harap lebih meningkatkan sopan santun dan dapat menghormati orang tua”.
Masih membahas seputar Ariyanti, kali ini narasumber yang kita tuju adalah salah satu dosen mata kuliah bahasa Inggris di Udinus yaitu Lilis. Kebetulan kantornya berada di Gedung G dan kerap kali kami melihat sedang berinteraksi dengan beberapa satpam khususnya Ari.
Setelah kami berbincang untuk sekedar basa-basi istilahnya, kami langsung menyampaikan maksut kami mengenai tanggapan beliau tentang Ari.  lilis menjawab, Bu Ari merupakan sosok wanita yang selalu semangat dalam bekerja dengan mengutamakan profesionalitas. Alasan mbak lilis menjawab sedemikian rupa bahwa ia pernah suatu ketika bertukar pikiran mengenai pengalaman masing-masing selama bekerja di Udinus, kata-kata “Pekerjaan apapun itu jika diniati dengan ibadah maka semuanya akan menjadi menyenangkan” ucap Ari.Ucapan itu membuat  lilis selalu termotivasi dalam bekerja sampai saat ini.
Selain itu, dari segi dosen maupun karyawan lain tentunya sering meminta bantuan security entah untuk urusan pekerjaan ataupun urusan pribadi. “Kadang kami para karyawan sering kok minta tolong nggak hanya urusan kerja saja, tapi hal kecil kaya minta tolong beliin makanan atau angkat-angkat barang, Ari dengan senang hati bersedia membantu kami”, ujar  Lilis. Dengan segala kebaikan yang yang sudah Ari berikan kepada orang sekitar, tanpa meminta imbalan bahkan terkadang sampai dipaksa untuk menerima sedikit imbalan atas bantuannya, Ari menolak dengan alasan, “Ini sudah tugas saya, mbak”. Dari pengalaman ini, kita semua khususnya para mahasiswa perlu meneladani bahwasanya semua kebaikan apapun yang kita berikan kepada orang lain akan berbalas kebaikan pula terhadap diri kita.
Untuk menambah data kami tentang Ari kami bertanya kepada rekan rekan kerjanya,  “Ari itu orangnya sangat sabar, baik, bawaan nya bahagia selalu” ujar  Ajeng. Tak hanya itu beliau juga berkata “selain itu beliau itu orangnya sangat rajin, selalu datang tepat waktu saat bekerja. Saking rajinnya, beliau kalau datang ke udinus bahkan 30 menit sebelum pergantian sift dia sudah sampai disini”. Dengan perilaku Ari yang begitu, teman temannya bahkan salut dengan riri. Walaupun rumahnya jauh, beliau tetap datang tepat waktu, bahkan sebelum waktunya beliau bekerja.
Rini adalah teman yang paling dekat dengan Ari.  Rini berteman dengan Ari dari awal kerja menjadi seorang satpam di UDINUS. Kurang lebih persahabatan mereka selama 6 tahun. “ Ari adalah orang yang memiliki sifat amanah dalam bekerja. Dia juga teman curhat yang bisa menjaga rahasia dan selalu taat beribadah” ungkap Rini. Rini menganggap Ari sebagai sahabat yang bisa menjadi  tempat curhat  untuk mencari solusi dan sharing hal-hal yang bersifat personal. Lanjut kepada  Ambar yang mengenal sosok Ari adalah orang yang sangat disiplin “dia itu orangnya  disiplin baik waktu, pekerjaannya semua bagus.  Ari  juga sosok orang yang ceria , ramah dan suka tersenyum ke semua orang”. Ujar Ambar






No comments:

Post a Comment